1 WNI yang Diculik Abu Sayyaf di Sabah Tewas Dibunuh

BERITA RAKYAT – Seseorang nelayan asal Indonesia( WNI) yang diculik bersama 4 orang yang lain oleh kelompok Abu Sayyaf di perairan Sabah, Malaysia, dilaporkan tewas dibunuh. WNI berumur 32 tahun itu diucap sudah dibunuh di daerah Filipina.

Semacam dilaporkan kantor kabar Malaysia, Bernama, Rabu( 30/ 9/ 2020), perihal tersebut diungkapkan oleh Komandan Komando Keamanan Sabah Timur( ESSCom), Ahmad Fuad Othman, dalam pernyataannya pada Rabu( 30/ 9) waktu setempat.

Disebutkan Ahmad Fuad kalau WNI bernama Laa Baa( 32) itu dibunuh di Patikul, Sulu, Filipina pada Selasa( 29/ 9) waktu setempat.

Ahmad Fuad menegaskan kalau perihal ini dikonfirmasi bersumber pada data dari otoritas Filipina.

” Benar( korban WNI dibunuh). Insiden itu terjalin pada 28 September dalam misi Angkatan Darat Filipina buat menyelamatkan 5 korban yang diculik,” tutur Ahmad Fuad dalam statment kepada Bernama.

” Dalam misi, pernah terjalin baku tembak dengan kelompok Abu Sayyaf, serta jenazah korban ditemui kemarin( 29/ 9),” terangnya.

Ahmad Fuad meningkatkan kalau 4 korban yang lain masih ditahan oleh kelompok Abu Sayyaf. Keempat korban itu terdiri atas Arsyad Dahlan( 41), Riswanto Hayano( 27), Edi Lawalopo( 53) serta Syarizal Kastamiran( 29)– yang seluruhnya nelayan Indonesia.

Kelima nelayan Indonesia itu diculik di perairan Tambisan, Tungku, Lahad Datu, Sabah, pada Januari kemudian.

giff

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *