Ayah Durjana di Tanjungbalai, Berkali-kali Cabuli Putri Kandung Hingga Melahirkan Bayi Perempuan

BERITA RAKYAT – Seorang pria yang seharusnya melindungi keluarganya berubah menjadi harimau yang dipercayakan menjaga ternak. Itulah yang dilakukan seorang ayah berinisial Z (47) alias Edi, warga Kota Tanjungbalai.

Ia yang seharusnya menjaga kehormatan putrinya malah mencabulinya selama berbulan-bulan hingga remaja berusia 14 tahun itu melahirkan. Alhasil, Z dilaporkan istrinya sendiri S (47) ke Polres Tanjungbalai. Sehari kemudian, Kamis (11/3/2021), polisi langsung mengamankan pria itu untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

   

Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira melalui Kasubbag Humas ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa itu. “Kejadian berawal pada bulan Juli 2020 sekira pukul 01.00 Wib,” jelas Ahmad Dahlan, Sabtu (13/3/2021). Dinihari itu, Z menyelinap ke kamar putrinya yang sedang tertidur pulas.

Pria yang sudah dirasuki setan itu langsung menimpa tubuh putrinya hingga membuat gadis remaja itu terbangun. “Pada saat korban terbangun, tersangka mengancam agar tidak berteriak,” jelasnya. Z kemudian leluasa menggahi putrinya hingga mencapai klimaks. Biadabnya lagi, ia pun menumpahkan seluruh benihnya ke rahim putrinya itu.

“Setelah itu, tersangka berulangkali melakukan hal serupa sehingga korban hamil hingga kemudian melahirkan secara normal seorang anak perempuan di salah satu klinik bidan di Kota Tanjungbalai,” jelasnya. Informasi dihimpun, perbuatan Z terbongkar setelah sang putri melahirkan.

Sang ibunda kemudian bertanya, siapa yang telah menghamili putrinya yang masih berstatus pelajar tersebut. Remaja itu kemudian mengaku, bahwa ia telah dihamili ayah kandungnya sendiri. Duarrrr…! Bagai disambar petir di siang bolong, sang ibu langsung jatuh pingsan ketika itu.

Rabu (10/3/2021), sang ibu ditemani keluarganya kemudian membuat pengaduan ke Mapolres Tanjungbalai, sesuai Laporan Polisi Nomor: LP/88/III/2021/SU/Res T Balai.

“Kamis (11/3/2021) sekira pkl. 17.00 Wib, tim Tekab Sat Reskrim Polres Tanjungbalai mengetahui keberadaan pelaku di sebuah rumah di Desa Sei Taman kec Sei Kepayang, Kabupaten Asahan,” jelas Ahmad Dahlan. Polisi segera bergerak ke lokasi tersebut dan berhasil mengamankan Z tanpa perlawanan.

Saat ini, Z sudah diamankan di Mapolres Tanjungbalai untuk menjalani proses hukum selanjutnya. Atas perbuatannya, ia pun diancam pasal 81 ayat (1), (2) dan (3) UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

giff

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *