Cekcok Saat Tagih Utang, ‘Parkoperasi’ Ajak Teman Keroyok Nasabah, Gol!

BERITA RAKYAT – 2 bulan lebih lalu, 2 terduga pelakon penganiayaan terhadap Zulkifli( 37)– masyarakat Jalur Rakyat, Kelurahan Lubukpakam I- II, Kecamatan Lubukpakam, kesimpulannya ditangkap polisi, Selasa( 22/ 9/ 2020) sekira jam 07. 30 Wib.

Keduanya, Andi Lumbantoruan alias Jambang( 28) serta adiknya Jimmy alias Alex( 23), masyarakat Dusun III, Desa Sidodadi Ramunia, Kecamatan Beringin, Deliserdang, ialah karyawan koperasi( Parkoperasi) simpan pinjam.

Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, Kompol Muhammad Firdaus, dalam keterangannya berkata, kedua laki- laki itu ditangkap bersumber pada pengaduan Zulkifli( 37), cocok Laporan Polisi no: LP/ 341/ VII/ 2020/ SU/ RESTA DS tertanggal 01 Juli 2020.

Peristiwa berawal kala Alex tiba buat menagih utang kepada istri Zulkifli di kediaman mereka, Selasa( 30/ 6/ 2020) sekira jam 19. 15 Wib. Kehadiran Alex yang dinilai kurang sopan membuat Zulkifli sedikit emosi.

“ Jangan merepet- repet kau, istri ku gak dapat bayar saat ini, esok kau tiba, nanti ku tendang kau!” sergah Zulkifli kepada Alex kala itu semacam di informasikan Kasat Reskrim Polresta Deliserdang Kompol Muhammad Firdaus dalam penjelasan tertulisnya.

Mendengar itu, Alex turut emosi.“ Kok main tendang- tendang kau? Nanti ku membawa orang halte,” katanya sambil berangkat dari kediaman Zulkifli. Tidak lama setelah itu, Alex tiba kembali ke rumah Zulkifli, bersama 3 laki- laki lain. 2 di antara lain dikenali Zulkifli ialah Andi serta Aldo.

Sedangkan seseorang yang lain tidak dikenalinya. Begitu hingga di situ, Alex langsung memukul kepala Zulkifli disusul ketiga temannya. Sehabis itu, keempat orang tersebut juga berangkat dari rumah tersebut.

Berikutnya, Zulkifli juga menghadiri Mapolresta Deliserdang buat membuat pengaduan. Polisi setelah itu melaksanakan penyelidikan sampai kesimpulannya menangkap Alex di kediamannya, Selasa( 22/ 9/ 2020), sekira jam 07. 30 Wib. Dikala ini, polisi masih memburu 2 sahabat mereka yang diprediksi turut melaksanakan penganiayaan.

giff

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *