Cerita Penahanan Rizieq dan Pencopotan 2 Kapolda

BERITA RAKYAT – Akibat permasalahan kerumunan di Megamendung, Bogor serta Petamburan, Jakarta Pusat, mengembang kemana- mana. Sehabis 2 kapolda dicopot, saat ini pimpinan Front Pembela Islam( FPI) Habib Rizieq Shihab( HRS) ditahan bagaikan terdakwa permasalahan penghasutan terpaut kerumunan.

Kerumunan di kegiatan Maulid Nabi yang berbarengan dengan akad nikah gadis Habib Rizieq di Petamburan, Jakarta Pusat, pada Sabtu( 14/ 11/ 2020) memanglah menuai respon dari beberapa pihak. Kegiatan itu dinilai tidak mempraktikkan protokol kesehatan yang ketat.

   

Beberapa partisipan duduk berimpitan, tanpa jaga jarak. Apalagi, terdapat sebagian orang yang tidak mengenakan masker.

Pemerintah setelah itu menggelar jumpa pers pada Senin( 16/ 11). Menko Polhukam Mahfud Md memperingatkan aparat keamanan yang tidak tegas menindak kerumunan Habib Rizieq bakal kena sanksi.

” Kepada aparat keamanan, kepada aparat keamanan, kepada aparat keamanan,” kata Mahfud Md, mengulang 3 kali objek yang ditujunya dalam jumpa pers soal kerumunan di tengah pandemi COVID- 19 ini, di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin( 16/ 11).

Tetapi Mahfud tidak menarangkan secara rinci aparat keamanan yang diartikan. Intinya ia memohon aparat keamanan lebih tegas.

” Pemerintah memohon buat tidak ragu serta berperan tegas dalam membenarkan protokol kesehatan bisa dipatuhi dengan baik,” kata Mahfud.

” Pemerintah pula hendak membagikan sanski kepada aparat keamanan yang tidak sanggup berperan tegas dalam membenarkan terlaksananya protokol kesehatan COVID- 19,” sambung Mahfud.

Tidak lama sehabis itu, Polri pula menggelar jumpa pers. Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengantarkan Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana serta Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi dicopot sebab dikira tidak melakukan perintah menegakkan protokol kesehatan COVID- 19.

” Terdapat 2 kapolda yang tidak melakukan perintah dalam menegakkan protokol kesehatan, hingga diberikan sanksi berbentuk pencopotan,” kata Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jalur Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jaksel. Senin( 16/ 11).

” Ialah Kapolda Metro Jaya serta Kapoda Jawa Barat,” sambung Argo. Irjen Nana berikutnya digantikan Irjen Fadil Imran yang tadinya berprofesi bagaikan Kapolda Jawa Timur. Sebaliknya Irjen Rudy digantikan Irjen Ahmad Dofiri yang tadinya berprofesi bagaikan Aslog Kapolri.

Kapolri pula mencopot Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto. Kombes Heru digantikan oleh Kombes Hengki Haryadi.

Tidak hanya itu, Kapolres Bogor Roland Rolandy dicopot. Letaknya diisi AKBP Harun, yang tadinya berprofesi Kapolres Lamongan Polda Jatim.

Permasalahan kerumunan di Megamendung serta Petamburan berikutnya diselidiki polisi. Permasalahan kerumunan di Megamendung ditangani Polda Jawa Barat serta permasalahan kerumunan di Petamburan ditangani Polda Metro Jaya. Regu Bareskrim Polri pula ikut menolong penindakan permasalahan tersebut.

Spesial buat di Polda Metro Jaya, penyidik saat ini telah menetapkan 6 orang terdakwa. Mereka merupakan Habib Rizieq, Panglima LPI Maman Suryadi sampai Pimpinan Universal FPI, Sobri Lubis.

” Buat MRS, yang bersangkutan terdakwa penghasutan Pasal 160 KUHP serta melawan petugas Pasal 216 KUHP. Buat 5 terdakwa yang lain kena Pasal 93 UU No 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan,” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Sabtu( 12/ 12).

Sehabis diresmikan bagaikan terdakwa, Habib Rizieq kesimpulannya menyambangi Polda Metro Jaya. Polisi menyebut Habib Rizieq menyerahkan diri.

” Jadi Rizieq itu, MRS itu, khawatir ditangkap, sehingga ia menyerah serta tiba ke Polda Metro Jaya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dikala dihubungi wartawan, Sabtu( 12/ 12).

Polisi membenarkan tidak terdapat agenda panggilan kepada Habib Rizieq. Penyidik senantiasa melaksanakan penangkapan kepada Habib Rizieq yang sudah diresmikan bagaikan terdakwa di permasalahan penghasutan terpaut kerumunan.

” Polda Metro Jaya tidak melaksanakan pemanggilan, kita hendak tangkap ya. Sebab ia khawatir ditangkap, ia menyerah,” ucap Yusri.

Saat sebelum ditilik, Habib Rizieq menempuh uji swab antigen. Hasilnya Habib Rizieq reaktif.

Sehabis itu, Habib Rizieq menempuh pengecekan bagaikan terdakwa penghasutan. Pada malam harinya, Habib Rizieq formal ditahan.

Habib Rizieq nampak diborgol seusai keluar dari ruang pengecekan. Ia pula mengenakan pakaian tahanan corak oranye.

Setiba di depan Rutan Polda Metro Jaya, dia pernah membuktikan tangan yang lagi diborgol. Habib Rizieq pula pernah berpendapat soal penahanannya.

” Perjuangan jalur terus. Setop diskriminasi hukum,” ucap Rizieq.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono berkata Habib Rizieq ditahan di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya. Ia ditahan sepanjang 20 hari ke depan.

” Setelah itu terdakwa MRS( Muhammad Rizieq Shihab) kita tahan, kita jalani penahanan oleh penyidik itu diawali bertepatan pada 12 Desember sepanjang 20 hari ke depan hingga bertepatan pada 31 Desember 2020,” ucap Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu( 13/ 12).

Argo berkata Habib Rizieq ditahan sebab alibi subjektif serta objektif. Alibi subjektif ialah supaya Habib Rizieq tidak melarikan diri serta melenyapkan benda fakta. Tidak hanya itu, alibi penahanan subjektif yang lain merupakan supaya Habib Rizieq tidak mengulangi perbuatannya dan memudahkan proses penyidikan.

” Setelah itu yang subjektif mengapa dicoba penahanan awal supaya terdakwa tidak melarikan diri, setelah itu terdakwa tidak melenyapkan benda fakta. Ketiga merupakan tidak mengulangi perbuatannya serta intinya pula dicoba penahanan merupakan supaya memudahkan proses penyidikan,” ucapnya.

giff

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *