Demo Tolak UU Ciptaker di Batubara Ricuh, Polisi Dilempar Batu, Kasat Sabhara Terluka

BERITA RAKYAT – Unjukrasa menolak pengesahan Undang- undang Cipta Lapangan Kerja( Omnibus Law) di Kabupaten Batubara, Senin( 12/ 10/ 2020), berujung kericuhan antara demonstran serta aparat kepolisian.

Insiden kericuhan terjalin dikala ratusan pengunjukrasa yang berupaya masuk ke Gedung DPRD Batubara dihadang aparat kepolisian. Walhasil, terjalin aksi silih dorong antara petugas serta demonstran.

Dikala bertepatan, beberapa oknum dari barisan pengunjukrasa melontarkan batu ke arah personel Polri serta Tentara Nasional Indonesia(TNI) yang berjaga di depan gerbang Aksi itu menyebabkan Kasat Sabhara Polres Batubara, AKP DP Sinaga, terserang lemparan batu pas di kepala.

Darah fresh juga nampak mengalir dari cedera di kepala tersebut. Beberapa personel Polres Batubara setelah itu lekas memboyong AKP DP Sinaga ke rumah sakit.

Kapolres Batubara AKBP Ikhwan Lubis kepada wartawan berkata, kalau keadaan AKP DP Sinaga sedikit mengkhawatirkan akibat cedera tersebut.“ Ini saat ini kami hendak rujuk[AKP DP Sinaga] ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan sebab kondisinya sedikit melemah, setelah itu dia merasa pusing,” katanya.

Akibat kericuhan tersebut, polisi pula mengamankan puluhan pengunjukrasa yang diprediksi melaksanakan keributan.“ Yang diamankan terdapat 44 orang serta dari 44 orang ini sehabis dites urine terdapat yang positif mengenakan narkoba. Serta seluruh[yang diamankan] bukan mahasiswa,” katanya.

Dari jumlah pengunjurasa yang diamankan tersebut, mantan Kapolres Pelabuhan Belawan itu menarangkan kalau 19 di antara lain merupakan pelajar sekolah.

giff

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *