Diminta Obati Hal Gaib, Pria di Lombok Justru Cabuli Pasien

BERITA RAKYAT – Seseorang laki- laki di Lombok, Nusa Tenggara Barat( NTB), nama samaran BD( 43) ditangkap oleh Sat Reskrim Polresta Mataram. BD ditangkap sebab diprediksi melaksanakan pencabulan terhadap 2 orang anak wanita yang berusia 18 tahun serta 13 tahun.

Aksi pelakon ini berawal dari permintaan orang tua korban yang menginginkan kedua anaknya buat diatasi supaya terbebas dari hal- hal gaib. Walaupun pernah menolak dengan alibi tidak dapat menyembuhkan, tetapi pelakon setelah itu menyanggupinya bagaikan coba- coba.

” Kami menguak permasalahan dugaan pencabulan di daerah Pejeruk. Modus pelakon berpura- pura jadi dukun pintar, ungkap Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP Kadek Adi Budi Astawa dalam keterangannya, Selasa( 18/ 08/ 2020).

Pelakon melancarkan aksinya di rumah kedua korban tepatnya di Area Pejeruk Bangket, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram pada Kamis,( 13/ 8/ 2020). Awal mulanya, pelakon tiba ke rumah korban sebab dimohon oleh bapak korban yang ialah teman dekat pelakon.

” Pelakon oleh orang tuanya dimohon menyembuhkan kedua anaknya supaya tidak memandang perihal gaib pula buat tidak kerap termenung. Pelakon mengaku tidak dapat menyembuhkan perihal gaib tetapi nekat buat berupaya menyembuhkan. Mereka( pelakon serta bapak korban) telah bergaul lama, ucapnya.

Sehabis itu, pelakon kemudian memohon bapak korban buat mempersiapkan sebagian benda bagaikan media ataupun ketentuan menyembuhkan perihal gaib pada korban. Semacam potongan tebu, batang kencur serta daun sirih.

Disinilah pelakon mulai melancarkan aksinya, korban diatasi secara bergiliran. Awal, korban dimohon buat memakan tebu.

Penyembuhan awal diawali pada korban 18 tahun. Penyembuhan dicoba di dalam kamar, di sana pelakon menyuruh korban buat membuka celana.

” Pelakon mulai mencium pusar serta menggeranyangi badan korban. Perbuatan yang sama pula dicoba terhadap adiknya korban yang berusia 13 tahun,” jelas AKP Kadek Adi Budi.

Kadek berkata, aksi pelakon terungkap sehabis Kakak korban memandang pelakon menciumi pusar adiknya. Kakak korban juga berteriak sampai didengar oleh masyarakat dekat serta bapaknya.

Mengenali peristiwa tersebut, masyarakat juga geram serta menghakimi pelakon. Beruntung pelakon kilat dievakuasi oleh petugas kepolisian yang turun ke posisi peristiwa.

Sehabis ditangkap, pelakon mengakui seluruh perbuatannya, Pelakon pula mengaku tidaklah seseorang dukun. Aksi bejatnya itu otomatis dicoba sebab memandang keelokan badan kedua korban.

Sebab perbuatannya ini, pelakon sudah ditahan di Mapolresta Mataram serta terancam hukuman 15 tahun penjara sebab melanggar pasal 82 ayat( 1) juncto pasal 76 E Undang- Undang RI no 35 tahun 2014 tentang proteksi anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *