Ditegur Istri Main HP, Anak dan Cucu Diegrek, Pria Pemabuk Babak-belur Diamuk Massa

BERITA RAKYAT – Gara- gara ditegur istrinya bermain hp seseorang laki- laki bernama Supomo, mengamuk membabi- buta, di Dusun Darul Nyaman Desa Sei Buluh, Kecamatan Teluk Mengkudu, Serdang Bedagai, Sabtu( 15/ 8/ 2020) malam sekira jam 19. 15 Wib.

Pria berumur 45 tahun itu menganiaya istrinya, Mariani( 60) berikut gadis serta cucunya yang masih kecil, bernama Siska( 50) dan RZ( 5). Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robinson Simatupang SH MHum, dalam keterangannya, Minggu( 16/ 8/ 2020) berkata, saat sebelum kejadian itu, antara Supomo dgn istrinya Mariani terjalin pertengkaran.

Dikala itu, Mariani, menegur Supomo yang kerap main hp serta seakan tidak mencermati keluarga. Jengkel ditegur isterinya, Supomo membanting HP kepunyaan Mariani sambil mengucapkan perkata agresif.“ Kau sama saja sama anak mu, anj**g, l**te kau!” Sergah Supomo kala itu.

Usai memaki istrinya, Supomo setelah itu berangkat minum tuak ke salah satu warung di desa tersebut. Sehabis puas minum tuak, di dasar pengaruh alkohol, sekira jam 19. 00 Wib, Supomo ke rumah. Tetapi, sesampainya di rumah serta tidak menciptakan istrinya, Supomo juga mencari Mariani ke rumah tetangganya Welas.

Sehabis berjumpa, keduanya kembali ikut serta pertengkaran sampai kesimpulannya mereka meninggalkan rumah tetangganya itu. Tidak lama setelah itu, Supomo kembali menghadiri kediaman Welas sembari marah- marah kemudian menendang pintu.

“ Saya tidak mabuk nih, bibi ketahui, saya Tonggor… Tonggor… Tonggor…!” Katanya, sambil lalu berangkat. Tetapi, tidak lama setelah itu, Supomo kembali menghadiri rumah Welas dengan bawa sebilah egrek sawit.“ Dikala itu, korban Siska dengan anaknya RZ lagi terletak duduk- duduk di teras,” jelas Robin.

Supomo kembali emosi sebab tidak menciptakan Mariani di rumah itu. Dia setelah itu membacok Siska dan anaknya secara membabi- buta dengan egrek sawit yang dibawanya.

Atmosfer jadi gempar mendadak, sehabis Siska yang hadapi cedera serta Welas berteriak memohon tolong kepada masyarakat. Otomatis, masyarakat yang terletak di dekat posisi langsung menangkap Supomo. Tanpa basa- basi lagi, masyarakat setelah itu menghakimi Supomo sampai babak- belur serta terkapar di tanah.

“ Akibat penganiayaan tersebut, korban Siska hadapi cedera robek pada bagian leher balik, lengan atas kanan serta di lengan kirinya,” jelas Robin. Sedangkan itu, RZ anak Siska hadapi cedera robek pada kepala serta balik kuping kanan. Tidak hanya itu, bocah tersebut pula hadapi cedera robek serta patah tulang lengan kanan, dan cedera gores di pipi kanan.

Masyarakat setelah itu menghubungi pihak kepolisian yang datang tidak lama berselang di posisi. Dikala diamankan polisi, Supomo hadapi cedera robek di lengan kanan serta kiri dan pelipis kanannya.

Berikutnya, kedua korban serta pelakon dibawa ke RSU Trianda Perbaungan. Setelah itu, sekira jam 22. 15 Wib, Siska serta RZ dirujuk ke Rumah sakit Bina Kasih Medan.“ Terdakwa setelah itu diboyong ke Sat Reskrim Polres Serdang Bedagai guna pengecekan lebih lanjut,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *