Ditinggal Mati Istri, Pria Ini Berulangkali Perkosa Putri Kandungnya Hingga Hamil

BERITA RAKYAT – Seseorang bapak sepatutnya jadi pelindung untuk anak- anaknya. Tetapi nyatanya, perihal itu tidak berlaku untuk laki- laki yang beralamat di Jalur Besar Delitua, Dusun V Suka Makmur ini. Sepanjang setahun menduda ditinggal si istri, Rumah sakit yang merasa kesepian, kesimpulannya tega melampiaskan birahinya kepada gadis bungsunya yang masih berumur 16 tahun.

Perbuatan itu tidak cuma sekali dicoba. Tiap kali melampiaskan nafsunya kepada si gadis, senantiasa diiringi ancaman supaya kelakuannya itu tidak dikisahkan kepada orang lain. Tetapi semacam kata pepatah, sepandai- pandainya menaruh bangkai, bau busuk kesimpulannya hendak tercium pula. Perbuatan Rumah sakit kesimpulannya terungkap sehabis putrinya, Bunga— sebut saja begitu namanya— berbadan dua! Awal mulanya, Bunga yang masih lugu, mengaku kepada kakaknya kalau dia telah tidak haid sepanjang 2 bulan terakhir.

   

Mendengar itu, si kakak juga heran serta curiga. Dia setelah itu bawa adiknya itu berangkat cek ke bidan. Hasilnya? Dugaan si kakak tidak meleset. Bagi bidan, Bunga telah berbadan 2, alias berbadan dua. Si kakak setelah itu menginterogasi adiknya sampai buka mulut. Anak muda tersebut setelah itu menceritakan cerita pilu yang dialaminya. Kejadian keji itu berawal pada Oktober 2020 kemudian.

Dikala itu, sekira jam 21. 30 Wib, Bunga yang lagi tidur dikunjungi si bapak ke kamarnya. Di kamar tersebut, laki- laki yang telah kerasukan setan itu setelah itu menciumi putrinya itu. Bunga juga sontak kaget dengan perbuatan si bapak.“ Ingin mengapa yah?” tanya Bunga kala kepada bapaknya, semacam dikisahkan si kakak kepada penyidik Polsek Delitua.

Birahi yang telah naik ke ubun- ubun, membuat Rumah sakit hitam mata, dia setelah itu memeloroti celana putrinya kemudian menanggapi pelan dengan nada mengecam.“ Diam aja kau!” Sebut Rumah sakit kepada putrinya. Sehabis melucuti celana Bunga, Rumah sakit setelah itu membuka celananya sendiri kemudian menyetubuhi gadis bungsunya itu. Usai memperkosa anak gadisnya itu, nyatanya sedikit juga tidak memunculkan rasa penyesalan untuk Rumah sakit.

Laki- laki yang tiap hari bekerja bagaikan sekuriti itu kembali melaksanakan aksi seragam sampai paling tidak 7 kali. Sampai kesimpulannya Bunga mengaku kepada kakaknya, dia telah telat haid sepanjang 2 bulan pada akhir Januari 2021 kemudian. Mengenali perihal itu, abang kandung Bunga, GA( 25) setelah itu membuat laporan pengaduan ke Polsek Delitua. Polisi lekas berperan kilat melaksanakan penyelidikan kemudian meringkus Rumah sakit.“ Senin( 8/ 2/ 2021) siang, terdakwa kita amankan,” kata Kanit Reskrim Polsek Delitua, Iptu Martua Manik.

Manik menarangkan, Rumah sakit sepanjang setahun belum lama memanglah tinggal bertiga bersama kedua anaknya, GA serta Bunga.“ Istri terdakwa telah wafat dunia sekira setahun kemudian,” katanya. Rumah sakit saat ini terancam hukuman 15 tahun penjara akibat perbuatannya.

“ Pelakon dipersangkakan cocok pasal 81 ayat 1, 3 UU RI no 35 tahun 2014 tentang pergantian atas UU RI no 23 tahun 2002 tentang Proteksi Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” pungkas mantan Kasat Reskrim Polres Nias itu. Tetapi, nasi telah jadi bubur, Bunga saat ini wajib menemukan tekanan psikologis berat. Apakah dia wajib melahirkan anak yang ialah benih dari bapak kandungnya sendiri?

giff

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *