Dituduh Curi Sepedamotor, Debt Collector dan Temannya Mandi Darah Diamuk Massa

BERITA RAKYAT – 2 laki- laki babak- belur diamuk masyarakat di Jalur Melanthon Siregar, Kelurahan Pardamean, Siantar Barat, persis di depan Toko Roti Neko- Neko, Rabu( 27/ 1/ 2020) sekira jam 21. 00 Wib.

Keduanya Chandra Manik( 34) yang tiap hari bekerja bagaikan debt collector dari salah satu leasing dan temannya Sulaiman Lubis( 40), agen penjualan sepedamotor.

Data diperoleh, mereka diamuk massa sampai berlumuran darah sebab dituduh mencuri sepedamotor Yamaha Vixion corak merah. Insiden itu setelah itu dilaporkan salah seseorang anggota Bankom Raya( Bara) Siantar– Simalungun kepada pihak kepolisian.

   

Peristiwa berawal kala Chandra menarik sepedamotor Yamaha Vixion corak merah dari tangan CS dikala keduanya berjumpa di Jalur Pane, Kecamatan Siantar Timur, 20 Januari 2021 kemudian. Berselang sepekan setelah itu, seseorang sahabat Chandra bermarga Siregar menelepon serta memintanya tiba ke depan Toko Roti Neko- Neko di Jalur Melanthon Siregar.

Menyahuti permitaan temannya tersebut, Chandra langsung berangkat mengarah Toko Roti Neko- Neko. Datang di situ, Chandra langsung berjumpa dengan Siregar dan Sulaiman yang ialah agen juali beli sepedamotor.

Siregar setelah itu memohon tolong kepada Chandra, supaya menarangkan status sepedamotor Yamaha Vixion corak gelap tanpa plat yang kebetulan hendak dijual kepada pembeli bernama samaran WS.

Chandra setelah itu menarangkan, kalau Yamaha Vixion corak gelap yang hendak dijual kepada Welly Sinaga, statusnya masih kepunyaan pihak leasing serta atas nama orang lain semacam tercatat pada STNK.

Dikala seperti itu, CS tiba ke posisi tersebut serta langsung menuduh kalau sepedamotor Yamaha Vixion corak gelap yang hendak dijual merupakan benda curian. Mendengar itu, WS langsung mengamankan Chandra serta Sulaiman.

Bertepatan dengan itu, beberapa masyarakat berdatangan serta langsung memukuli Chandra serta Sulaiman. Memandang keduanya diamuk massa, Siregar juga langsung kabur. Beruntung, dikala itu salah seseorang anggota Bankom Bara terletak di posisi serta sukses meredakan amuk massa serta langsung menghubungi pihak kepolisian.

Berikutnya, Chandra serta Sulaiman diamankan ke Polres Pematang Siantar. Kasubbag Humas AKP Rusdi Ahya membetulkan kalau keduanya telah diamankan di Polres Pematang Siantar.

Dikala ini, petugas masih menyelidiki motif peristiwa serta memohon penjelasan dari Chandra serta Sulaiman.“ Pihak korban pula belum terdapat tiba melapor,” kata Rusdi, Kamis( 28/ 1/ 2020) sekira jam 17. 30 Wib.

giff

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *