Divonis 10 Tahun Penjara, Ratu Sabu Siantar Menangis Termehek-mehek!

BERITA RAKYAT – Ratu sabu-sabu, Rita Haryati Siregar, dijatuhi hukuman 10 tahun penjara oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Pematangsiantar, Kamis (10/6/2021) siang.

Dalam amar putusannya, Hakim Ketua Derman yang juga ketua PN Pematang Siantar menyatakan perbuatan Rita Haryati Siregar terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana melanggar pasal 114 ayat (2) UU Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika.

Rita Haryati dianggap tanpa hak atau melawan hukum menjual Narkotika Golongan I bukan tanaman, dengan berat melebihi 5 gram kepada oknum polisi. “Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Rita Haryati Siregar dengan pidana penjara selama 10 tahun, denda Rp1 miliar, subsidair 3 bulan penjara dan dikurangi selama terdakwa menjalani penahanan,” sebut Derman saat membacakan putusan.

Dasar pertimbangan Hakim, hal yang memberatkan terhadap Rita Haryati Siregar, karena dinilai telah menghalangi pemberantasan narkotika yang digagas pemerintah, tidak mengakui perbuatannya dan sudah pernah dihukum dalam perkara tindak pidana sebelumnya. Untuk alasan yang meringankan, Rita Haryati Siregar hanya berlaku sopan ketika berlangsungnya menjalani persidangan.

Usai mendengar vonis tersebut, Rita Haryati Siregar langsung menangis. Untuk diketahui, Rita Haryati Siregar ditangkap saat menjual sabu-sabu kepada Briptu Faisal Tanjung, salah seorang oknum personel Satuan Sabhara di Polres Simalungun, tak jauh dari kediamannya, di Jalan Lokomotif, Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara, Rabu (23/12/2020) sekira pukul 15.00 WIB.

Saat dilakukan pengembangan, polisi akhirnya menyita barang bukti sabu-sabu seberat 41,33 gram. Amatan di persidangan, Rita Haryati tak kuasa membendung air mata dan tak mampu berbicara banyak saat Hakim Ketua Derman Nababan menanyakan sikapnya atas putusan tersebut. “Banding Yang Mulia,” sebut Rita seraya sesenggukan di balik layar monitor di ruangan Kartika, PN Pematang Siantar.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Firdaus Raja Maholi Maha mengaku dirinya masih pikir-pikir ata vonis itu. “Pikir-pikir Yang Mulia, ” ujar Firdaus singkat. Sebelumnya, JPU Firdaus menuntut Rita dengan pidana penjara selama 15 tahun, denda Rp 1 miliar subsidair 6 bulan kurungan. Sedangkan Briptu Faisal Tanjung sendiri sudah dijatuhi vonis 2 tahun penjara dari 3 tahun tuntutan JPU pada persidangan berbeda.

AGENADUQ | AGENBANDARQ | AGENCAPSUN | AGENDOMINO99 | AGENPOKERONLINE | AGENSAKONGONLINE | AGENBANDARPOKER | AGENBANDAR66

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *