Gadis 14 Tahun Ini Dicekoki Miras Oleh Pria Baru Dikenal Lalu Disetubuhi

BERITA RAKYAT – Seseorang wanita 14 tahun di Banyuwangi dicekoki miras oleh laki- laki yang baru diketahui. Sehabis itu, dia dirayu serta jadi korban persetubuhan.

Pelakon ialah Riki Wardana( 18) masyarakat Kecamatan Cluring, Banyuwangi. Polisi dengan gampang menciduknya sehabis terdapat laporan dari orang tua korban.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin berkata, permasalahan ini bermula dari perkenalan korban dengan pelakon. Dari perkenalan itu, mereka setelah itu setuju buat jalan- jalan bersama pada 29 Desember 2020.

   

Dekat jam 14. 00 Wib, pelakon menjemput korban di rumahnya bersama 2 temannya yang lain. Korban setelah itu berboncengan mengarah RTH( Ruang Terbuka Hijau) Benculuk.

” Korban setelah itu diajak minum miras di rumah salah satu sahabat terdakwa. Sehabis minum, setelah itu terdakwa serta korban keluar,” jelas Kapolresta Arman kepada detikcom, Jumat( 8/ 1/ 2021).

Dikala keluar tersebut, terdakwa tidak mengajak kembali korban. Tetapi mengajak korban menghadiri rumah kosong. Di tempat itu, terdakwa serta korban tiduran di lantai dengan alas sarung.

” Berikutnya sekira jam 22. 00 Wib, dengan rayuan dan tipu muslihat terdakwa mengajak korban melaksanakan ikatan tubuh. Keduanya menginap di rumah kosong itu,” katanya.

Besok paginya, korban diantar kembali ke rumahnya. Orang tua korban merasa curiga sebab anaknya tidak kembali semalaman. Terlebih ada cedera lebam pada bibir korban.

” Sehabis dicecar persoalan, korban kesimpulannya menceritakan kepada orang tuanya atas apa yang dialaminya. Sehabis mendengar cerita dari anaknya, orang tua korban langsung memberi tahu peristiwa itu,” lanjutnya.

Polisi setelah itu membawakan korban buat melaksanakan visum. Petugas langsung melaksanakan penyelidikan. Riki juga diamankan buat menempuh pengecekan. Sehabis menempuh serangkaian pengecekan, Riki kesimpulannya diresmikan bagaikan terdakwa dalam permasalahan dugaan persetubuhan dengan anak di dasar usia.

Dalam permasalahan ini polisi menyita beberapa benda fakta. Di antara lain sepotong pakaian lengan pendek corak gelap, sepotong kaus dalam corak putih garis gelap, sepotong pakaian lengan pendek corak gelap garis putih, serta sepotong celana pendek corak merah campuran putih bergaris.

” Atas perbuatannya, terdakwa kita jerat dengan Pasal 81 ayat( 1), ayat( 2) Undang- undang RI No 17 Tahun 2016 tentang penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang pergantian kedua atas Undang- undang RI No 23 tahun 2002 tentang Proteksi Anak,” pungkasnya.

giff

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *