Insiden Motor Melayang Sempat Bikin Rossi Ketakutan

BERITA RAKYAT – Valentino Rossi kembali menggambarkan peristiwa seram di MotoGP Austria kemudian. Rossi pernah ketakutan kala motor Franco Morbidelli melayang di depannya.

Di Red Bull Ring, Minggu( 16/ 8), tabrakan terjalin antara Franco Morbidelli serta Johann Zarco di lap ke- 9, jelang tikungan ke- 3. Motor Morbidelli langsung terseret aspal, melayang- layang ke arah tikungan

Rossi kemudian melintas saat sebelum setelah itu motor Morbidelli masuk ke lintasan. Dari siaran ulang, nampak jarak keduanya cuma terpisah sebagian m. Tidak hanya motor Morbidelli, motor Zarco pula pernah mengecam nyawa Rossi.

Karena, pecahan motor Ducati kepunyaan Zarco pula melayang di depan pebalap 41 tahun itu. Sehabis insiden itu, balapan dihentikan sedangkan sehingga Rossi memiliki peluang kembali ke paddock buat memandang lagi siaran ulang insiden itu.

Dalam video yang tersebar di dunia maya, Rossi nampak ketakutan serta hampir menutup mata dikala melihatnya lagi. Normal mengingat kedua motor itu hampir mencelakakan dirinya.

” Dari foto yang ditangkap kamera aku, itu merupakan yang sangat menakutkan, sebab dari sana Kamu pasti mengerti seberapa kilat motor Franco melintasi trek. Ia begitu kilat sehingga aku tidak pernah melihatnya,” ucap Rossi di account instagramnya@valeyellow46 menggambarkan lagi soal insiden tersebut.

 

” Kala aku kembali ke paddock, betapa terkejutnya aku memandang motor Zarco betul- betul melintas di atas kepala Maverick. Beruntung tidak terdapat yang terluka tetapi aku harap insiden ini membuat seluruh orang merefleksikan diri, paling utama kami pebalap,” sambungnya.

” Zarco memanglah tidak terencana membuat musibah hebat semacam itu, tetapi itu jelas kesalahan yang wajib diduga, sebab pebalap MotoGP tidak dapat apa- apa, paling utama di tengah kecepatan 310 mil per jam.”

” Aku mengerti kita bagaikan pebalap senantiasa ngotot dikala balapan serta membagikan yang terbaik buat dapat di posisi terdepan. Tetapi keselamatan lawan jauh lebih berarti daripada finis.”

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *