Kapolri Perintahkan Jajaran Tegas Sanksi Pelanggar Protokol Covid-19

BERITA RAKYAT – Kapolri Jenderal Pol Idham Azis menegaskan, hendak memproses hukum siapapun yang tidak mematuhi protokol kesehatan penangkalan penyebaran virus Corona yang menimbulkan Covid- 19. Perihal itu tertuang dalam Pesan Telegram Rahasia( TR) bernomor ST/ 3220/ XI/ KES. 7./ 2020 bertepatan pada 16 November 2020.

Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo membetulkan TR soal penegakan protokol kesehatan Covid- 19 tersebut. Ia sendiri yang menandatangani dokumen itu.

   

” Betul,” tutur Listyo dikala dikonfirmasi, Jakarta, Selasa( 17/ 11/ 2020).

TR itu mengatakan, polisi jelas bertugas melindungi keamanan serta kedisiplinan, membagikan proteksi, pengayoman, serta pelayanan kepada warga. Buat itu, petugas berwenang melaksanakan penegakan hukum dengan tetap menjunjung besar asas Salus Populi Suprema Lex Exto ataupun Keselamatan Rakyat Ialah Hukum Paling tinggi.

Polri melaporkan, apabila dalam penegakan peraturan kepala wilayah tentang pelaksanaan protokol Covid- 19 ditemui terdapatnya upaya penolakan, ketidakpatuhan, ataupun upaya lain yang memunculkan keresahan warga sampai mengusik stabilitas kamtibmas, hingga hendak dicoba penegakan hukum secara tegas terhadap siapapun.

Perihal itu cocok dengan Pasal 65, Pasal 212, Pasal 214 ayat( 1) serta( 2), Pasal 216, serta Pasal 218 KUHP, Undang- Undang No 2 Tahun 2002, Pasal 84 serta Pasal 93 Undang- Undang No 6 Tahun 2018.

Permasalahan Covid- 19 Belum Stabil

Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono meningkatkan, aksi tegas kepada pelanggar protokol kesehatan pula bersumber pada masih belum stabilnya angka konfirmasi penderita positif Covid- 19 di Indonesia.

” Polri hendak melaksanakan langkah upaya secara administratif, taktis serta teknis, yang jadi acuan dalam penyelidikan ataupun penyidikan terhadap pelanggar tindak pidana pelaksanaan protokol kesehatan Covid- 19,” ucap Argo.

Argo menyebut, grupnya hendak handal dalam upaya pemenuhan perlengkapan fakta yang jadi acuan penyidikan terhadap pelanggar pelaksanaan protokol Covid- 19.

” Untuk personel Polri yang tidak sanggup melakukan penegakan hukum secara tegas terhadap seluruh pelanggaran protokol Covid- 19, hingga hendak terdapat penilaian serta sanksi,” Argo menandaskan.

giff

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *