Kasus dengan Angel Lelga, Vicky Prasetyo Didakwa Pasal Berlapis

BERITA RAKYAT – Persidangan perdana permasalahan pencemaran nama baik Vicky Prasetyo melawan Angel Lelga kesimpulannya diselenggarakan pada Rabu( 22/ 7/ 2020). Persidangan diiringi oleh Vicky secara virtual dari Rutan Salemba, Jakarta.

Dalam persidangan awal tersebut, Vicky Prasetyo didakwa dengan pasal berlapis, ialah tentang UU ITE serta KUHP. Perihal ini di informasikan oleh Jaksa Penuntut Universal( JPU) dalam persidangan.

” Perbuatan tersangka ialah tindak pidana sebagaimana diatur serta diancam pidana dalam Pasal 45 ayat( 3) juncto Pasal 36 juncto Pasal 27 ayat( 3) UU ITE,” kata JPU.

” Kedua, perbuatan tersangka ialah tindak pidana sebagaimana diatur serta diancam pidana dalam Pasal 311 ayat( 1) KUHP. Ataupun ketiga, perbuatan tersangka ialah tindak pidana sebagaimana diatur serta diancam pidana dalam Pasal 335 ayat( 1) KUHP,” sambungnya.

November 2018

Vicky Prasetyo dan Angel Lelga

Saat sebelum membacakan dakwaan, Jaksa Penuntut Universal terlebih dulu mengantarkan kronologi peristiwa sampai permasalahan ini bergulir. Kejadian terjalin pada 19 November 2018 serta melaksanakan penggerebekan.

Kronologi

Vicky Prasetyo dan Angel Lelga

” Bertempat di rumah saksi Angel Lelga di kawasan Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Majelis hukum Negara Jakarta Selatan berwenang mengecek masalah ini,” ungkap JPU.

” Tersangka secara terencana serta tanpa hak mendistribusikan serta ataupun mentransmisikan serta ataupun bisa diaksesnya dokumentasi elektronik yang bermuatan penghinaan ataupun pencemaran nama baik,” lanjutnya.

Penahanan

Pada 7 Juli 2020, Vicky Prasetyo formal ditahan sehabis berkas dinyatakan P21 alias rampung. Dengan keadaan tangan yang diborgol, Vicky Prasetyo keluar dari Kejari Jakarta Selatan mengarah Rutan Salemba.

Angel Lelga bagaikan pelapor ikut lega dengan progres dari permasalahan hukum ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *