Ketua DPD PD se-Indonesia Kompak Minta Kader Pengkhianat Dipecat

BERITA RAKYAT – Segala Pimpinan DPD Partai Demokrat yang berjumlah 34 orang kompak memohon DPP PD serta Pimpinan Universal Agus Harimurti Yudhoyono memecat segelintir kader yang berupaya mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat berkonspirasi bersama pihak eksternal. Seruan ini di informasikan secara serempak dalam statment bersama yang dibacakan Ni’ matullah, Pimpinan DPD PD Sulawesi Selatan.

” Awal, berniat buat melawan para pelakon Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat, tercantum memohon DPP buat melaksanakan pemecatan terhadap kader yang berkhianat,” tegas Ni’ matullah dikala membacakan 3 poin statment bersama, didampingi segala Pimpinan DPD yang muncul di Cikeas, Jawa Barat,( 23/ 2/ 2021).

   

2 poin yang lain merupakan setia serta tunduk patuh pada konstitusi Partai Demokrat, yang sudah menetapkan Pimpinan Universal AHY selaku Pimpinan Universal yang legal cocok hasil Kongres V Partai Demokrat dan memperoleh pengesahan dari Departemen Hukum serta HAM.

Poin ketiga berbunyi, berniat buat membangun serta membesarkan Partai Demokrat yang lagi bangkit serta diterima publik, selaku partai yang tetap memperjuangkan harapan rakyat.

Deklarasi para Pimpinan DPD ini sekalian menihilkan upaya melaksanakan KLB. Dalam Angkatan darat(AD)/ ART PD, KLB cuma dapat dilaksanakan antara lain dengan persetujuan 2/ 3 Pimpinan DPD selaku owner suara.

Para Pimpinan DPD ini berkumpul mencermati paparan serta arahan dari Pimpinan Universal AHY dan dari Pimpinan Majelis Besar Partai SBY. Pertemuan dicoba dengan prosedur kesehatan yang ketat, tercantum mensyaratkan seluruh partisipan negatif Covid- 19 dengan bawa hasil PCR swab test yang legal, menggunakan masker serta melindungi jarak.

Dalam paparannya, Ketum AHY menarangkan kronologi upaya pengambilalihan paksa kepemimpinan DPP PD yang nyatanya telah diawali semenjak dini Januari 2021. Segelintir kader serta mantan kader yang berkhianat membujuk para Pimpinan DPD, DPC serta beberapa kader buat bergabung menumbangkan kepemimpinan yang legal.

Isu- isu yang mereka gunakan nyatanya hoax. Kemenangan dalam Pilkada 2020 yang melampaui sasaran, tren elektabilitas partai serta Ketum AHY yang terus naik dari bermacam survei, soliditas pengurus dan kader dari bermacam wilayah, ataupun sokongan dari publik, media dan elemen- elemen warga sipil membantah seluruh argumentasi yang digunakan buat memecahbelah partai.

Di sisi lain, survei- survei secara tidak berubah- ubah menampilkan aktor eksternal yang mendalangi upaya pengambilalihan paksa ini mempunyai elektabilitas nol persen.

Dalam sambutannya, Pimpinan MTP SBY menegaskan,” Partai Demokrat is not for sale.” Pendiri Partai Demokrat ini mengapresiasi langkah kilat serta pas dari Ketum AHY dan jajaran pengurus partai. Tetapi dia menegaskan kendala serta serbuan tentu hendak terus terjalin, bersamaan kian meningkatnya elektabilitas serta sokongan publik untuk partai non- pemerintah ini.

Seruan Penguatan Soliditas

Ketum AHY menutup pertemuan dengan menginstruksikan segala jajaran pengurus serta kader buat memantapkan soliditas dan melawan upaya- upaya pengambilalihan kepemimpinan partai.

” Tunjukkan kalau permasalahan yang saat ini PD hadapi ini ialah ancaman sungguh- sungguh terhadap kehidupan demokrasi di Indonesia,” tegas AHY.

Studi- studi akademik menampilkan intervensi kekuasaan atas partai- partai politik di Indonesia jadi bagian dari catatan kelam sejarah politik di Indonesia. Sebagian permasalahan terakhir yang terjalin baru- baru ini menampilkan intervensi serta rusak belah parpol masih dicoba buat melemahkan oposisi.

giff

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *