KRI Nanggala-402 Dipastikan Tak Kelebihan Kapasitas

BERITA RAKYAT – Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin sempat menyinggung dugaan KRI Nanggala-402 kelebihan muatan dengan membawa 53 awak. Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), Laksamana Yudo Margono memastikan KRI Nanggala-402 tidak kelebihan muatan.

“Kapal ini mampu mengangkut 50 plus 7 regu Kopaska untuk melaksanakan penyusupan. Melaksanakan pendaratan khusus Kopaska melalui lambung torpedo,” kata Yudo saat saat jumpa pers di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Bali, Minggu (25/4/2021).

Yudo menyebut total 57 awak beserta alat penyelamatan mampu dibawa oleh KRI Nanggala-402. Dengan demikian, dia memastikan 53 awak yang dibawa kapal selam buatan Jerman itu tidak kelebihan muatan.

   

“Jadi 57 mampu, tergantung alat penyelamatannya dan tenyata mampu, kemarin hanya 53,” ucapnya.

Tak hanya itu, Yudo juga sempat menjawab kritik TB Hasanuddin soal gagal retrofit. Dia menyebut KRI Nanggala-402 sudah sempat melakukan latihan pada 12 April 2021 dan saat itu tidak mengalami kendala

“Kapal ini sebelum berangkat sudah latihan tanggal 12 April, melaksanakan latihan penambakan,” ucap Yudo Margono.

“Waktu awal saya sampaikan, dinyatakan bahwa layak melaksanakan berlayar dan bertempur. Maka kita proyeksikan untuk melaksanakan penembakan torpedo,” sambungnya.

Sebelumnya, TB Hasanuddin sempat menyoroti jumlah kru KRI Nanggala-402 yang melebihi kapasitas. Menurutnya, jumlah kru maksimal kapal selam itu semestinya hanya 38 orang.

“Pada saat hilang kontak KRI Nanggala-402 itu membawa 53 awak, artinya kelebihan beban 15 orang. Ada apa kok dipaksakan? Saya juga mendapat informasi bahwa saat menyelam KRI Nanggala 402 diduga tak membawa oxygen gel, tapi tetap diperintah untuk berlayar,” ujar Hasanuddin.

giff

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *