Ledakan di Lebanon, Pejabat Pelabuhan Beirut Jadi Tahanan Rumah

BERITA RAKYAT – Pejabat pelabuhan Beirut yang mengawasi penyimpanan amonium nitrat semenjak 2014 diresmikan bagaikan tahanan rumah sehabis ledakan dahsyat mengguncang Lebanon. Para pejabat tersebut jadi tahanan rumah hingga ditemui pihak yang bertanggungjawab atas ledakan tersebut.

Dikutip Reuters serta AFP, Rabu( 5/ 8/ 2020), tidak jelas berapa pejabat yang hendak diresmikan bagaikan tahanan rumah tersebut. Tentara diberi kewenangan buat mengawasi para pejabat tahanan rumah.

Sedangkan itu, pemerintah Lebanon mengumumkan kondisi darurat sepanjang 2 minggu.

” Kami menyerukan kepemimpinan militer buat memberlakukan tahanan rumah pada seluruh orang yang mengorganisir penyimpanan amonium nitrat,” kata Menteri Data Manal Abdel Samad.

orban tewas akibat ledakan di Lebanon meningkat jadi 113 orang. Tidak hanya itu, 4. 000 orang pula dilaporkan terluka.

Regu SAR dikala ini masih melaksanakan upaya penyelamatan terhadap beberapa orang yang masih lenyap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *