Lempar Batu ke Pabrik Rokok di NTB, 4 Wanita dan Anaknya Ditahan

BERITA RAKYAT – 4 orang perempuan ditahan di Lapas Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat( NTB), sehabis melempari suatu pabrik rokok dengan batu. Wanita- wanita itu ditahan bersama anak- anaknya.

” Terdakwa H, NH, Meter, serta F yang ditahan di Lapas Praya beserta 2 anaknya yang masih( memerlukan) ASI sebab disangka secara bersama- sama melaksanakan peluluhlantahkan berbentuk pelemparan( batu) yang menyebabkan spandek( pabrik rokok) peok,” ucap pengacara Biro Konsultasi serta Dorongan Hukum( BKBH) Fakultas Hukum Universitas Mataram, Yan Mangandar Putra, dalam keterangannya, Sabtu( 20/ 2/ 2021).

   

Insiden pelemparan itu terjalin di suatu pabrik rokok di Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah, pada 26 Desember 2020 jam 16. 00 Waktu indonesia tengah(WITA). Atas aksi pelemparan batu itu, pabrik rokok tersebut mengidap kerugian Rp 4, 5 juta.

” Sebagaimana diatur Pasal 170 ayat( 1) KUHP ancaman hukum penjara 5 tahun 6 bulan,” kata Yan.

Pengacara Biro Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) Fakultas Hukum Universitas Mataram, Yan Mangandar Putra (Dok istimewa/ foto diberikan oleh narasumber bernama Yan)

Bagi Yan, permasalahan ini lumayan kilat prosesnya. Pesan perintah penyidikan per 18 Januari 2021. Kemudian pelimpahan benda fakta serta terdakwa per 16 Februari 2021.

” Diawali penahanan oleh jaksa di Lapas Praya serta pelimpahan ke Majelis hukum Negara Praya dengan register no 37/ Pid. B/ 2021/ PN PYA bertepatan pada 17 Februari 2021 serta dijadwalkan persidangan awal pada 24 Februari 2021,” tuturnya.

Yan meningkatkan pabrik rokok tersebut sudah beroperasi belasan tahun. Aktivitas operasional pabrik tersebut dinilai mengusik kesehatan masyarakat sebab memunculkan bau.

” Kegiatan di desa tersebut serta masing- masing penciptaan menghasilkan bau menusuk yang bisa mengusik kesehatan. Masyarakat telah kerap mengantarkan keberatan tetapi tidak sempat digubris,” jelas Yan.

” Rekan- rekan advokat di Lombok Tengah serta BKBH sudah membentuk regu pembela buat membagikan pendampingan hukum sepanjang sidang kepada para terdakwa,” lanjutnya.

giff

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *