Malaysia Pun Jemput Bola ke India Gara-gara Corona Menggila

BERITA RAKYAT – Pemerintah Malaysia akan memulangkan warganya yang berada di India. Langkah itu diambil menyusul melonjaknya kasus Corona dan angka kematian di India yang semakin menggila.
Keputusan untuk menjemput warganya yang berada di wilayah utara dan barat India itu melibatkan semua lembaga di Malaysia. Jemput bola itu pun telah mempertimbangkan pengamatan dan analisis oleh misi diplomatik Malaysia di India.

Rencananya, misi repatriasi itu akan menggunakan pesawat carteran khusus dari Malaysia. Penjemputan akan segera dilakukan usai penerbangan khusus itu disetujui pemerintah India.

“Pesawat itu akan berangkat ke New Delhi dan Mumbai, India, segera setelah semua pengaturan terkait termasuk persetujuan dari pemerintah India untuk penerbangan khusus tersebut,” ujar Menteri Luar Negeri Malaysia Hishammuddin Hussein, dalam pernyataan yang dikeluarkan Kementerian Luar Negeri Malaysia, seperti dilansir Bernama dan Channel News Asia, Jumat (7/5/2021).

   

Mereka yang kembali termasuk anggota staf berbasis rumahan dari berbagai agen Malaysia dan keluarga mereka. Semuanya harus menjalani tes COVID-19 sebelum meninggalkan India dan juga setibanya di Malaysia.

“Selain itu, mereka juga diwajibkan menjalani karantina selama 14 hari di pusat-pusat yang ditunjuk pemerintah,” ujarnya.

Hishammuddin menambahkan, warga Malaysia lainnya di wilayah utara dan barat India yang ingin bergabung dengan penerbangan repatriasi harus mendaftar ke Komisi Tinggi Malaysia di New Delhi dan Konsulat Jenderal Malaysia di Mumbai pada pukul 5 sore waktu India pada hari Jumat ini.

Sementara, wilayah selatan dan timur India tidak termasuk dalam misi repatriasi karena situasi COVID-19 di sana terkendali.

Hishammuddin juga mengingatkan seluruh warga Malaysia di wilayah tersebut untuk tetap berhubungan dengan Komisi Tinggi Malaysia dan Konsulat Jenderal untuk mengetahui informasi terkini terkait misi atau bantuan konsuler.

Selama tahap awal pandemi COVID-19 tahun lalu, Malaysia telah memulangkan warganya dari Wuhan di China, serta Iran dan Italia, kata Hishammuddin.

Untuk diketahui, India terus memecahkan rekor lonjakan kasus COVID-19 negaranya. Selama sepekan terakhir, India mencatat 1,57 juta kasus Corona di berbagai wilayahnya.

Hari ini, otoritas India melaporkan 414.188 kasus Corona dalam 24 jam terakhir. Angka itu lebih tinggi jika dibandingkan dengan sehari sebelumnya saat India mencatat 412.262 kasus Corona tercatat dalam sehari.

Data terbaru otoritas India juga melaporkan 3.915 kematian akibat Corona dalam sehari. Secara total, India sejauh ini mencatat 21,49 juta kasus dengan 234.083 kematian di wilayahnya.

Para pakar medis setempat menyatakan bahwa angka sebenarnya di India bisa mencapai lima hingga 10 kali lipat lebih tinggi dari data pemerintah.

Gelombang kedua Corona terus berlanjut di India, dengan penularan dilaporkan menyebar dari perkotaan yang padat penduduk hingga ke pedesaan terpencil yang menjadi tempat tinggal bagi nyaris 70 persen warga dari total 1,3 miliar jiwa penduduk.

Sistem layanan kesehatan India kewalahan menghadapi beban pasien Corona, dengan rumah-rumah sakit setempat kekurangan tempat tidur dan pasokan oksigen medis. Kamar mayat dan krematorium juga kewalahan menerima aliran jenazah yang terus berdatangan.

Meskipun wilayah India bagian utara dan barat menjadi wilayah yang terdampak Corona terparah, total kasus Corona di lima wilayah India bagian selatan mengalami lonjakan dari 28 persen menjadi 33 persen dalam tujuh hari pertama bulan Mei.

giff

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *