Mendahului Sembarangan, Kijang Krista Tabrak 2 Pemotor di Jalan Medan, 1 Tewas, 1 Sekarat

BERITA RAKYAT – Seseorang pengemudi sepedamotor tewas dalam ekspedisi ke rumah sakit, sebaliknya satu yang lain sekarat akibat kendaraan mereka ditabrak mobil, Minggu( 2/ 8/ 2020) sekira jam 16- 00 Wib. Kejadian itu terjalin di Jalur lintas Pematang Siantar– Medan Kilometer 16- 17, Nagori Batu Silangit, Kecamatan Tapian Dolok, Simalungun, tepatnya dekat simpang Batu Silangit.

Data yang diperoleh, korban tewas merupakan Dede Afrian( 28), pengendara Yamaha Mio, BK 2224 IE, masyarakat Huta Hataran Jawa III, Nagori Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa, Simalungun. Sebaliknya korban cedera berat ialah Juneidi( 54), masyarakat Jalur Angkola, Area II, Kelurahan Martoba, Siantar Martoba, Pematang Siantar, yang dikala itu mengendarai Yamaha Mio Soul BK 2176 WAF.

Kejadian itu terjalin dikala mobil Kijang Krista, BK 1201 HI, dikemudikan Abdul Gafur( 27), masyarakat Dusun Teladan Desa, Tanjung Mulia, Kecamatan Pagar Merbau, Deliserdang melaju dari arah Pematang Siantar mengarah arah Tebing Besar. Mobil tersebut bawa penumpang Minggu( 43) serta Gadis Adelia Sarindu( 17)–masing- masing masyarakat Jalur Mesjid I serta Imam Bonjol, Lubukpakam.

“ Dikala melintas di posisi, pengemudi mobil Kijang Krista berupaya mendahului mobil yang terletak di depannya. Tetapi pengemudi diprediksi tidak mencermati kendaraan yang tiba dari arah bertentangan,” kata Kanit Laka Lalu Polres Simalungun, Ipda Ramadhan Siregar dalam keterangannya, Senin( 3/ 8/ 2020).

Kala Abdul Gafur tiba pedal gas buat mendahului, dari arah bertentangan, melintas beriringan, Dede Afrian berboncengan bersama istrinya Agustianingsih( 27) dan putra mereka, Deafta Rizqullah Wafi( 7) serta sepedamotor yang dikemudikan Juneidi.

Brakk…! Mobil Toyota Kijang Krista langsung menabrak kedua sepedamotor tersebut secara bertepatan. Dampaknya, kedua sepedamotor terpental ke beram jalur sebelah kiri arah Medan– Pematang Siantar. Sebaliknya mobil Kijang Krista pula terbalik ke sisi kanan jalur arah jurusannya.

Dede Afrian serta Juneidi terpental lumayan jauh sehingga tidak sadarkan diri di posisi. Sedangkan Agustianingsih serta Deafta cuma hadapi cedera ringan. Dalam satu video yang diperoleh Metro24jam. com, Agustianingsih pernah memangku suaminya sambil menangis histeris.

“ Tolonglah ia udah gak tahan ini! Tahan ya mas…!” Sebut Agustianingsih sambil memeluk suaminya. Mirisnya, sesaat sehabis peristiwa itu, tidak satu juga mobil masyarakat yang melintas di posisi bersedia bawa Dede serta Juneidi ke rumah sakit.“ Tidak terdapat pula mobil yang kosong,” kata seseorang perempuan dalam video tersebut.

Sebagian menit berselang, personel Sat Lalu Polres Simalungun datang di posisi serta langsung bawa Dede dan Juneidi ke rumah sakit. Sayang, dalam ekspedisi ke Rumah sakit Horas Insani Pematang Siantar, Dede menghembuskan napas terakhirnya.

Abdul Gafur sendiri tidak hadapi cedera dalam musibah tersebut. Sedangkan kedua penumpangnya hadapi cedera ringan, demikian pula dengan Agustianingsih serta putranya. Sedangkan itu, sehabis melaksanakan olah TKP, polisi mengamankan segala kendaraan bagaikan benda fakta.“ Segala korban luka- luka menemukan perawatan di Rumah sakit Horas Insani Pematang Siantar,” kata Ramadhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *