Modus Tawarkan Jasa Mengantar, Rupanya Jambret, Pria Ini Nyaris ‘Digas’ Warga, Untung Kenal!

BERITA RAKYAT – “ Jambret…! Jambret…!” teriak seseorang perempuan di Jalur Setia Raya, Desa Mulyorejo, Kecamatan Sunggal Deliserdang, Sabtu( 20/ 2/ 2021) sore. Otomatis masyarakat setempat Mulyorejo tiba- tiba gempar mendengar teriakan perempuan tersebut.

Masyarakat setelah itu berduyun- duyun mengejar laki- laki yang ditunjuk perempuan tersebut sudah mengambil handphonenya. Tidak lama berselang, laki- laki tersebut juga sukses diamankan masyarakat. Sehabis mengenali kalau laki- laki ialah salah seseorang masyarakat setempat, masyarakat setelah itu membawanya ke rumah kepala dusun.

   

Sedangkan itu, perempuan korban jambret yang mengaku bernama Via–warga Dusun Namu Sira- sira, Desa Durian Lingga Kecamatan Sei Bingai, Langkat–mengatakan, peristiwa berawal kala dia baru saja turun dari angkot persis di depan Hotel Milala Inn, Jalur Binjai, Kilometer 12.

Dikala itu, Via mengaku kebimbangan hendak mengarah Jalur Pasar Kecil, Diski.“ Saya naik angkot ingin ke Pasar Kecil. Sebab angkotnya keterusan saya bukan masyarakat mari, saya berdiri di depan hotel. Terus ia tiba nanya saya ingin ke mana. Ku bilang ke Pasar kecil.

Ia nawarin saya tumpangan,” kata perempuan muda itu. Pendek cerita, Via juga menerima tawaran Memed yang mengendarai Honda Scoopy, buat mengantarnya ke Pasar kecil. Sehabis naik ke atas sepedamotor, Via setelah itu berkata dia pernah dibawa keliling oleh Memed.

Berikutnya, Memed menghentikan sepedamotor di persimpangan Jalur Setia Raya. Di situ, Via setelah itu menelepon temannya buat memusatkan dirinya ke Pasar kecil. Sebab tidak paham, Via kesimpulannya memohon Memed berdialog dengan temannya memakai ponsel miliknya.

“ Ku telpon kawan ku, sebab saya tidak ngerti ku kasih ke ia hp ku, supaya ia yang ngomong sama kawan ku itu,” sambungnya. Kala Memed berdialog dengan sahabat Via dari telepon, dia setelah itu menyarankan perempuan itu supaya naik betor ke tempat tujuannya.

Di dikala Via lengah, Memed langsung tancap gas dengan bawa ponsel kepunyaan perempuan itu.“ Disuruhnya saya naik becak aja. Ya udah, ku bilang. Cocok ingin ku memohon hp ku, ia langsung lari.

Teriak lah saya jambret,” katanya. Sedangkan itu, masyarakat langsung menghubungi Polsek Sunggal buat mengamankan Memed. Polisi setelah itu datang di posisi kemudian langsung memboyong Memed serta Via berikut benda fakta ke Polsek Sunggal. Dikala ditanyai Memed mengaku kalau ini ialah kali dia berurusan dengan polisi.

“ Kedua kali bang, yang awal permasalahan narkoba,” ucapnya. Kanit Reskrim Polsek Sunggal, AKP Budiman Simanjuntak kala dikonfirmasi berkata, Memed dijerat dengan pasal penggelapan.“ Bukan jambret, permasalahan penggelapan,” jawabnya pendek lewat WhatsApp.

giff

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *