Oknum Guru Ini Cabuli 2 Anaknya, Si Sulung Disetubuhi, Si Bungsu Disodomi

BERITA RAKYAT – Seseorang oknum guru berisial NIS( 41) masyarakat Kelurahan Tanjung Rejo, Medan Sunggal ditangkap personel Unit Reskrim Polsek Sunggal sebab sudah mencabuli 2 gadis kandungnya yang tiap- tiap berumur 9 serta 6 tahun.

Terungkapnya aksi bejat laki- laki itu dikala kala IM( 37), bunda dari kedua bocah lagi memasak, Sabtu( 15/ 1/ 2021) pagi. Dikala itu, gadis sulungnya lagi belajar dengan selonjoran di ruang tamu seseorang diri. Sedangkan NIS lagi mengajari putra bungsunya. IM memandang suaminya asik mencermati bagian bokong putrinya dengan raut wajah yang tidak biasa. Sontak bunda 2 anak itu bertanya kepada si suami.

   

“ Dikala itu saksi pelapor bertanya sama suaminya‘ Terdapat apa Pa?’ Kemudian pelakon menanggapi dengan bahasa isyarat, sambil memandang bokong NNS,” ucap Kapolsek Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi, Rabu( 17/ 3/ 2021). Merasa terdapat yang janggal, IM juga mengajak gadis sulungnya itu. Di dalam kamar, dia menanyai putrinya.

“ Kalian sempat bersetubuh dengan ayah?” tanya si bunda kepada putrinya, semacam dituturkan Kapolsel Yasir. Bocah wanita itu juga dengan polos juga menanggapi,‘ Iya’. Mendengar jawaban putrinya IM kaget bukan kepalang, kemudian kembali bertanya kapan terakhir si suami melaksanakan perihal itu. Si gadis juga langsung berkata kalau dia terakhir kali disetubuhi bapak kandungnya pada Rabu( 12/ 1/ 2021).

“ Hari Rabu kemarin mak, seperti itu yang pedih sakit kali,” kata si bocah kepada kepada ibunya. Merasa curiga perihal seragam sudah dicoba si suami kepada sang bungsu, IM juga kembali menanyakan perihal seragam kepada putranya itu. Nyatanya, sang bungsu pula membagikan jawaban yang tidak jauh berbeda dengan kakaknya. Dia telah kesekian kali dicabuli si bapak.

Cuma saja, terhadap sang bungsu si bapak sudah melaksanakan sodomi.“ Terdakwa mengecam supaya putranya tidak memberitahukan kepada orang lain,” lanjut Yasir. Duarr…! Mendengar jawaban kedua anaknya, IM serasa disambar petir sang siang bolong. Dia langsung menghadiri Polsek Sunggal serta mengadukan si suami ke polisi.

Sedangkan itu, NIS yang mengenali istrinya sudah membuat pengaduan ke polisi, langsugn berupaya melarikan diri. Tetapi, personel Unit Reskrim Polsek Sunggal sukses melacak keberadaannya.“ NIS ini pernah kabur dari rumah dikala hendak kita jalani penangkapan. Tetapi sebagian hari setelah itu sukses kita tangkap di rumah keluarganya,” ungkap Yasir.

Dikala diinterogasi, NIS pernah tidak mengakui seluruh perbuatannya. Tetapi, bersumber pada pengakuan kedua anaknya dan hasil visum et repertum, polisi senantiasa melaksanakan penahanan.“ NIS kita jerat dengan pasal 82 ayat( 1) subs pasal 81 ayat( 2) Jo 76 E dari UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang pergantian atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang proteksi anak dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun,” pungkas Yasir.

giff

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *