Petugas Medis Israel Dipecat Setelah Ketahuan Ludahi Foto Yesus

BERITA RAKYAT – Seseorang petugas kedokteran Israel dipecat sehabis terekam kamera meludahi gambar Yesus. Insiden itu terjalin dikala sang petugas kedokteran lagi melaksanakan uji virus Corona( COVID- 19) di suatu daerah yang banyak ditempati masyarakat Kristen.

Semacam dikutip BBC, Selasa( 17/ 11/ 2020), petugas kedokteran yang tidak diucap namanya itu, dikenal bekerja buat Magen David Adom( MDA) yang ialah layanan kedokteran darurat nasional Israel.

   

Dalam insiden yang terjalin pada Minggu( 15/ 11) waktu setempat, sang petugas kedokteran itu nampak melepas APD( perlengkapan pelindung diri) yang dipakainya, setelah itu meludah ke arah 3 gambar yang terpasang di lorong komunal di blok apartemen di Jaffa, Tel Aviv. Apartemen itu banyak ditempati oleh masyarakat Kristen.

Rekaman Kamera pengaman menampilkan petugas kedokteran itu melepas maskernya kemudian meludah sebanyak 3 kali, setelah itu mengenakan kembali maskernya serta masuk ke dalam lift.

Salah seseorang penunggu melihat insiden itu serta merekamnya dengan telepon genggamnya. Dikala dikonfrontasi soal tindakannya, sang petugas kedokteran itu mengklaim kalau foto tersebut ialah wujud penyembahan berhala yang dilarang oleh Alkitab Ibrani.

” Dalam Yudaisme( ajaran Yahudi), ini merupakan penyembahan asing,” ucap petugas kedokteran itu semacam terdengar dalam video.

Si penunggu itu terang- terangan memprotes aksi sang petugas kedokteran.” Kamu meludahi potret- potret kepunyaan aku, yang kami percayai, di depan mata aku, di kamera. Mengapa Kamu melaksanakan itu?” tanya si penunggu apartemen tersebut.

” Di dalam Taurat kami tertulis kalau penyembahan asing wajib dijauhkan sepanjang bisa jadi,” jawab sang petugas kedokteran, yang setelah itu mengeluhkan mengapa si penunggu tidak mengenakan masker.

Insiden ini dilaporkan ke MDA yang setelah itu menanyai sang petugas kedokteran itu. Dalam pernyataannya, pihak MDA melaporkan mereka mengancam keras aksi petugas kedokteran itu. Ditegaskan pula oleh MDA kalau grupnya bekerja dengan serta mempekerjakan pegawai dari seluruh agama serta susunan warga.

Disebutkan lebih lanjut oleh MDA kalau sang petugas kedokteran yang ialah pegawai MDA itu tidak pantas mewakili organisasi serta langsung diberhentikan.

giff

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *