Politik Uang Lahirkan Pemimpin yang Tak Berkualitas

BERITA RAKYAT – Pimpinan Tubuh Pengawas Pemilu( Bawaslu) Abhan melaporkan politik duit ialah pelecehan terhadap kecerdasan pemilih, yang mengganggu tatanan demokrasi serta meruntuhkan harkat serta martabat kemanusiaan.

   

” Akibat politik duit merupakan mematikan kaderisasi politik, kepemimpinan tidak bermutu, mengganggu proses demokrasi, pembodohan rakyat, bayaran politik mahal yang menimbulkan politik transaksional, serta korupsi dimana anggaran pembangunan dirampok buat mengembalikan hutang ke para cukong,” kata Abhan dalam pembekalan calon kepala wilayah yang dihadiri lewat daring di Batam, Kepulauan Riau, Selasa( 10/ 11/ 2020).

Dia meyakini mutu serta integritas pemilihan di tingkatan wilayah ialah salah satu penanda kesuksesan demokrasi. Penyelenggaraan pilkada berintegritas ialah ketentuan absolut terwujudnya pilkada bermutu.

Anggota Komisioner Komisi Pemilihan Universal( KPU) Hasyim Asy’ ari mendesak segala pendamping calon serta pemilih dalam pilkada mewujudkan pilkada berintegritas.

KPU terus menegaskan konstituen buat menolak politik duit, dalam tiap program pembelajaran pemilih.

” Kami menegaskan tolak politik duit dalam tiap tahap pembelajaran pemilih oleh KPU. Kami pula mendesak partisipan pilkada menandatangani Pakta Integritas,” kata Hasyim semacam dilansir dari Antara.

Kembangkan Aplikasi Sidakam

Dalam peluang itu, dia mengantarkan KPU meningkatkan aplikasi Sistem Data Dana Kampanye( Sidakam), yang bertujuan mendesak keterbukaan partisipan pilkada atas aliran dana kampanyenya.

Pembekalan kepada pendamping calon kepala wilayah diiringi partisipan pilkada dari provinsi Kepri, Lampung, Kalimantan Timur serta Nusa Tenggara Timur yang diiringi lewat tatap muka serta daring.

giff

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *