Polri Turunkan 2.576 Personel Bantu Penanganan Banjir Jakarta

BERITA RAKYAT – Polri mengerahkan 2. 576 personel buat menolong masyarakat serta lembaga terpaut di posisi banjir Jakarta. Ribuan personel ini terdiri dari anggota Polda Metro Jaya serta Korps Brimob Polri.

” Personel yang ikut serta dalam penanggulangan banjir di Jakarta sebanyak 2. 576 personel,” tutur Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono dalam keterangannya, Minggu( 21/ 2/ 2021).

Bagi ia, 2. 556 anggota di antara lain ialah anggota Polda Metro Jaya 20 personel dari Korbrimob Mabes Polri.

Para polisi ini melaksanakan perbantuan berbentuk evakuasi masyarakat, membuat posko serta dapur darurat, sampai pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan Covid- 19 dikala banjir.

   

” Nyatanya ribuan personel TNI- Polri telah dikerahkan buat menolong para masyarakat yang hadapi kebanjiran,” kata Argo.

Mulai Surut

1. 722 masyarakat Jakarta Timur masih mengungsi akibat banjir sampai Minggu( 21/ 2/ 2021). Para pengungsi ini tersebar di 10 tempat pengungsian yang disediakan Tubuh Penanggulangan Musibah Wilayah( BPBD).

” Jumlah pengungsi sebanyak 1. 722 jiwa dari 514 KK, seluruhnya dari daerah Jakarta Timur. Serta masih terdapat 10 posisi pengungsian yang pula disiapkan di daerah Jakarta Timur,” ucap Pelaksana Pimpinan BPBD, Sabdo Kurnianto, Minggu.

Sedangkan banjir di Jakarta Pusat, lanjut ia, sudah surut seluruhnya pada Sabtu 20 Februari 2021 malam.

Secara totalitas, banjir Jakarta tersebut masih menimbulkan 49 RT terendam dari total 30. 470 RT di Bunda Kota.

Daerah yang masih tergenang terdapat di Jakarta Barat terdapat 6 RT di 5 RW, dengan ketinggian air 40- 70 centimeter. Di Jakarta Selatan ada 11 RT di 6 RW, dengan ketinggian air 40- 90 centimeter.

Di Jakarta Timur ada 32 RT di 12 RW yang terendam banjir setinggi 40- 100 centimeter. Total pengungsi banjir totalitas terletak di Jakarta Timur, ialah beberapa 1. 722 jiwa dari 514 KK.

5 Korban Jiwa

Sabdo mengatakan ada 5 korban jiwa akibat banjir Jakarta.

” Korban ialah lanjut usia 67 tahun berjenis kelamin pria yang terkunci di dalam rumah, di Jatipadang, Jakarta Selatan. Tidak hanya itu 4 kanak- kanak, terdiri dari 3 anak laki- laki di Jakarta Selatan serta Jakarta Barat yang hanyut terseret arus banjir dikala lagi bermain, serta 1 anak wanita umur 7 tahun yang tenggelam di Jakarta Barat,” tutur ia.

BPBD pula sudah menditribusikan santapan serta peralatan buat proses pembersihan hari ini.

” Cocok instruksi Pak Gubernur, kami hendak terus usahakan buat penindakan dengan mengutamakan keselamatan jiwa,” lanjut Sabdo.

Pemprov DKI Jakarta pula masih terus bekerjasama dengan faktor Tentara Nasional Indonesia(TNI)/ Polri, kelurahan setempat, sukarelawan, sampai warga buat mempersiapkan segala kemampuan yang dipunyai guna menanggulangi banjir serta genangan. Pasti, kata ia, dengan senantiasa mengutamakan keselamatan jiwa.

Kerja sama lintas dinas dicoba oleh Dinas Sumber Energi Air, Disgulkarmat, Dinas Area Hidup, sampai PPSU kelurahan supaya penindakan genangan serta banjir bisa surut dalam waktu kilat, dan tidak terdapat korban jiwa. Pula memantau secara intensif pertumbuhan cuaca buat merespons dengan kilat apa juga kondisinya, dan menggalang kekuatan dari bermacam sumber energi.

Warga diimbau buat senantiasa waspada. Bila terjalin kondisi darurat bisa menghubungi Call Center 112. Dan memberi tahu bila menciptakan genangan/ banjir lewat aplikasi JAKI serta peta musibah, serta warga diimbau buat senantiasa melaksanakan protokol kesehatan 3M.

Pemprov DKI Jakarta ikut memanggil untuk segala warga buat bekerjasama bersama meringankan pengungsi di Bunda Kota. Dikala ini kebutuhan menekan yang dibutuhkan berbentuk logistik, perahu, santapan, minuman, medical kit, family kit, matras, selimut, serta masker.

giff

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *