Sedang Berbuat Mesum dengan Pacar, Gadis di Majalengka Dipergoki Pedagang, Kemudian Malah Diperkosa

BERITA RAKYAT – Wanita dari Majalengka bernama samaran S jadi korban rudapaksa alias pemerkosaan oleh orang dagang bernama samaran IN pada 2015( 48). S ingin melayani IN lantaran dirinya diancam oleh pelakon dengan suatu video mesum dirinya.

Dilansir pada Rabu( 5/ 11/ 2020), peristiwa bermula kala S lagi melaksanakan ikatan asusila dengan pacarnya di daerah Kecamatan Lemahsugih, Kabupaten Majalengka pada 2015.

Dikala lagi melaksanakan ikatan mesum, IN seketika saja tiba. Ia kemudian merekam peristiwa asusila tersebut. Setelah itu, dia mendekati keduanya sampai mereka kaget sudah berbuat mesum.

Mereka pernah berupaya melarikan diri walaupun kesimpulannya korban ditangkap pelakon. Sebaliknya, pacar korban malah lari meninggalkannya.

” Pelakon ini menarik tubuh korban setelah itu korban terjatuh sehingga korban hadapi patah tangan di bagian kanan. Laki- lakinya berangkat melarikan diri,” ucap Kapolres Majalengka, AKBP Bismo Teguh Prakoso.

Sehabis itu, pelakon bawa korban buat berobat ke dokter. Baru setelah itu korban dituntut buat melayani pelakon. Video mesum hasil rekaman pelakon malah digunakan buat mengecam korban.

Dia mengecam hendak menyebarkan video tersebut bila korban tidak ingin melayani nafsunya. Sehingga dengan terpaksa menuruti keinginan pelakon.” Setelah itu sang korban ini diatasi oleh sang pelakon, dibawa ke dukun patah tulang. Sehabis diatasi, timbul hasrat jahat dari sang pelakon buat menyetubuhi korban,” katanya.

Tidak menyudahi di situ, pelakon pula memeras korban. Sebaliknya, pelakon melaksanakan perbuatan bejatnya itu di Kabupaten Kuningan.” Pelakon ini pula memeras dari sang korban, tidak hanya dari ancaman tadi. Korban dimintai duit beberapa 7 ratus ribu rupiah,” ucapnya.

Kapolres Majalengka, AKBP Bismo Teguh Prakoso berkata kalau IN ditangkap oleh Satreskrim Polres Majalengka pada Kamis( 29/ 10/ 2020).

Bismo menyebut, pelakon pula menganiaya korban.” Pelakon pula melaksanakan penganiayaan serta pemerasan terhadap korban,” ungkap Bismo. Bismo berkata kalau pelakon merekam adegam mesum ketiga wanita tersebut masih SMA.

” Korban pernah berbuat mesum dengan seseorang pria, setelah itu dipergoki oleh pelakon,” ucapnya. Sebagian tahun sehabis peristiwa itu, pelakon kembali menghubungi korban.

Lantaran korban telah mengubah no handphonenya, pelakon lalu berpura- pura jadi dosen. Dia tiba ke rumah korban serta memohon no S ke orang tuanya.

” Sebab korban telah mengubah no hp, pelakon menghadiri rumah korban dengan mengaku bagaikan dosen, kemudian memohon no korban ke orang tua korban,” kata Bismo. Sehabis itu, pelakon lagi- lagi memeras korban. Dia memohon duit lagi pada korban.

Beruntung polisi kesimpulannya sukses menciduknya. Bismo menyebut, pelakon sukses ditangkap pada Kamis( 29/ 10/ 2020). Warnanya, pelakon pula pernah menganiaya korban.

” Pelakon pula melaksanakan penganiayaan serta pemerasan terhadap korban,” ucap Bismo. Bismo menarangkan, peristiwa itu terjalin kala wanita tersebut masih duduk di bangku SMA.

” Korban pernah berbuat mesum dengan seseorang pria, setelah itu dipergoki oleh pelakon,” ucapnya. Akibat perbuatannya itu, pelakon terancam pasal 285 serta pasal 368 Sub pasal 369 serta pasal 351 ayat( 2) KUHPidana.

” Atas perbuatannya pelakon diancam dengan pasal 285 serta pasal 368 Sub pasal 369 serta pasal 351 ayat( 2) KUHPidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” lanjut Bismo.

giff

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *