Sekilas Jatim: Suami Jual Istri-Pria Setubuhi Anak Tiri

BERITA RAKYAT – Terdapat sebagian kabar di Jatim yang hari ini menarik atensi pembaca. Semacam permasalahan suami jual istri sampai soal laki- laki menyetubuhi anak tiri.

Alfian Zulfikri( 39) diringkus sebab tega menjual istrinya sendiri. Sopir truk asal Gresik tersebut menjual istrinya buat melayani ikatan suami istri bertiga( threesome).

Wakapolres Mojokerto Kota Kompol Iwan Sebastian berkata permasalahan suami jual istri ataupun perdagangan manusia ini terungkap berkat laporan warga pada Sabtu( 9/ 1) dekat jam 09. 00 Wib. Grupnya juga menerjunkan regu buat menggerebek salah satu hotel di Kota Mojokerto dekat jam 14. 30 Wib.

” Dikala kami gerebek, terdakwa, istrinya, serta laki- laki hidung belang dalam kondisi telanjang tubuh sehabis melaksanakan ikatan seksual. Mereka kami membawa buat ditilik,” kata Iwan dikala jumpa pers di Mapolres Mojokerto Kota, Jalur Bhayangkara, Selasa( 12/ 1/ 2020).

Polisi pula menyita beberapa benda fakta, ialah fakta obrolan terdakwa dengan laki- laki hidung belang di Twitter, 2 kondom sisa gunakan, satu dompet corak cokelat, duit tunai Rp 1, 5 juta, satu ponsel pintar, motor Yamaha Mio Soul, satu handuk dengan bintik darah, dan satu seprai serta selimut.

” Terdakwa menjual istrinya kepada laki- laki hidung belang memakai Twitter. Jasa yang ditawarkan threesome,” cerah Iwan.

   

Akibat perbuatannya, Alfian dijerat dengan Pasal 2 ayat( 1) UU No 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Pasal 296 serta 506 KUHP.” Ancaman hukumannya 15 tahun penjara,” tegas Iwan.

Terdakwa Alfian mengaku telah 15 tahun menikah dengan istrinya. Ia memiliki 3 anak pria dari wanita berumur 39 tahun tersebut.” Iya, aku yang menawarkan lewat Twitter,” kata Alfian.

Ponari sang dukun cilik asal Jombang sudah berumah tangga serta baru saja dikaruniai seseorang gadis. Dia telah memilah satu nama buat buah hatinya itu.

Laki- laki bernama lengkap Muhammad Ponari Rahmatullah itu saat ini tinggal di rumah mertuanya di Desa Sukosari, Kecamatan Jogoroto, Jombang. Pernikahannya dengan Aminatus Zuroh( 22) saat ini telah menemukan momongan.

Balita wanita itu lahir pada Sabtu( 9/ 1) dekat jam 21. 00 Wib. Kemudian hendak diberi nama apa gadis pertamanya itu?

” Terdapat 3 opsi nama. Raisa Amara Sinar serta Maryam Hanifah. Ketiga Alifah Ajwa Zakira, kayaknya yang aku seleksi. Maksudnya anak awal penuh kebahagiaan serta senantiasa ingat dengan Allah SWT,” kata Ponari dikala berbincang dengan detikcom, Selasa( 12/ 1/ 2021).

” Aku yang buat nama terakhir itu. Yang awal serta kedua istri aku,” imbuhnya.

Ponari serta Zuroh menikah di tengah pandemi COVID- 19 pada 1 Agustus 2020. Si dukun cilik saat ini jadi kepala rumah tangga. Ia bekerja di gudang distributor air minum kemasan di Desa Jelakombo, Kecamatan Jombang buat menafkahi keluarga kecilnya. Istrinya tidak lagi bekerja semacam dahulu.

” Pemasukan aku Rp 2, 1 juta sebulan. Insyaallah lumayan,” cerah Ponari.

Buat menaikkan penghasilannya, Ponari berencana melaksanakan bisnis skala kecil.” Rencana jika memiliki modal hendak membuat usaha kecil- kecilan. Jualan air minum kemasan galon ataupun bawang merah,” tambahnya.

Seseorang laki- laki di Ponorogo nekat menyetubuhi anak tirinya. Persetubuhan tersebut terciduk si istri ataupun bunda kandung korban.

Pelakon ialah Bejo( 50) masyarakat Kecamatan Sampung. Dia telah diamankan Unit PPA Satreskrim Polres Ponorogo.” Permasalahan persetubuhan di Sampung dicoba oleh ayah tiri korban,” kata Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Hendi Septiadi kepada wartawan, Selasa( 12/ 1/ 2021).

Hendi menarangkan, korban tinggal di rumah bersama bunda serta adik kandungnya dan ayah serta 2 adik tirinya. Pada Senin( 4/ 1) kemudian, terdakwa serta bunda korban bekerja ke sawah.

” Tetapi ayah tirinya( terdakwa) ini kembali duluan dikala sang bunda masih di sawah,” jelas Hendi.

Dikala itu, korban lagi bermain hp serta memandang YouTube. Terdakwa juga berpura- pura turut memandang. Sehabis itu, korban mulai diraba serta dicium sampai terjalin persetubuhan. Pelakon mengulang aksi bejatnya 2 hari berselang serta terciduk oleh bunda kandung korban.

” Ketahuannya pada Rabu( 6/ 1), bunda korban kembali lebih kilat dari sawah serta memandang sendiri kejadiannya,” kata Hendi.

Bunda korban tidak terima anaknya diperlakukan semacam itu. Kesimpulannya mereka berdua cekcok sampai orang sebelah mereka juga mendengar serta memberi tahu perihal ini ke polisi.” Korban ini ketakutan sebab masih umur kanak- kanak,” imbuh Hendi.

Terdakwa dijerat UU Pasal 82 ayat 1 tentang pencabulan terhadap anak, dipidana penjara sangat sedikit 5 tahun serta sangat lama 15 tahun, serta denda sangat banyak Rp 5 miliyar.” Terdakwa telah kami amankan,” pungkas Hendi.

giff

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *