Tangis Anak dan Istri Iringi Pemakaman Diego Maradona

BERITA RAKYAT – Diego Maradona sudah dimakamkan di pemakaman Bella Vista, di pinggiran bunda kota Buenos Aires, Argentina, Jumat( 27/ 11/ 2020). Makam legenda sepak bola dunia ini, pula jadi tempat orang tuanya dimakamkan. Pemakaman Maradona dicoba dengan upacara individu yang dihadiri oleh keluarga serta sahabat dekat.

Gadis Maradona, Dalma, 33, serta Giannina, 31, dari istri awal serta pacar masa kecilnya Claudia Villafane, nampak menyeka air mata dikala mereka berangkat ke pemakaman bersama anggota keluarga yang lain.

Sedangkan itu, ribuan penggemar berbaris di jalan- jalan Buenos Aires buat membagikan penghormatan dikala peti jenazahn Maradona dibawa ke pemakaman.

   

Maradona wafat sebab serbuan jantung pada umur 60, Rabu kemarin ataupun cuma 2 minggu sehabis keluar dari rumah sakit sebab pendarahan di otaknya.

Puluhan ribu orang pula pernah mengucapkan perpisahan terakhir kepada putra tercinta mereka, Diego Armando Maradona. Massa sesungguhnya sudah mengantri semenjak dini hari di Istana Presiden Argentina buat memandang peti mati Maradona, yang dihiasi bendera Argentina serta seragam bernomor punggung 10.

Lempar Bunga

Sedangkan itu, ribuan penggemar memadati jalan- jalan di dekat istana kepresidenan tempat jenazah Maradona terbaring. Ribuan masyarakat yang lain berbaris di jalur raya pada sore hari buat memandang sekilas mobil jenazahnya dikala melewati dikelilingi oleh kendaraan polisi.

Sebab jumlahnya yang banyak, banyak yang tidak bisa melontarkan kaus sepak bola serta bunga mereka ke peti mati Maradona.

Masa Berkabung

Presiden Alberto Fernandez sudah mengumumkan 3 hari berkabung nasional serta tadinya mendatangi peti mati.

Ia merupakan seorang yang memegang langit dengan tangannya namun tidak sempat mengangkut kakinya dari tanah, kata presiden.

Kalimat Terakhir

Legenda sepak bola Argentina yang sudah bawa negaranya jadi juara Piala Dunia melawan Inggris pada 1986 itu wafat pada umur 60 tahun sebab henti jantung. Maradona tutup umur di rumahnya di Tigre, Argentina.

” Saya merasa tidak lezat,” demikian kalimat terakhir yang diucapkan Maradona saat sebelum hadapi henti jantung, semacam dikutip Daily Mail.

Kronologi

Maradona dikabarkan menutup mata di Tigre, suatu kawasan di Buenos Aires, ibukota Argentina. Wujud yang sering dibanding- bandingkan dengan Pele bagaikan salah satu pesepak bola terbaik sejauh masa itu tadinya dilaporkan sudah menempuh pembedahan otak.

Pelatih klub Gimnasia itu sudah dirawat di rumah sakit semenjak dini November, sebagian hari sehabis memperingati ulang tahunnya. Mardaona dilarikan ke rumah sakit sebab meringik gampang letih.

giff

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *