UU Cipta Kerja Jadi Jawaban Masalah Ketenagakerjaan di Indonesia

BERITA RAKYAT – Staf Pakar Bidang Regulasi, Penegakan Hukum, serta Ketahanan Ekonomi Departemen Koordinator Bidang Perekonomian, Elen Setiadi menunjang penuh implementasi Undang- Undang Cipta Kerja( UU Cipta Kerja) di Indonesia. UU ini sangat visioner untuk zona Ketenagakerjaan nasional.

” UU Cipta Kerja tidak cuma buat menuntaskan perkara pemulihan ekonomi. Namun UU Cipta Kerja ini pula bisa menolong kita mengalami perkara ke depan terpaut permasalahan Ketenagakerjaan, sehingga sangat berarti implementasinya,” paparnya dalam kegiatan Serap Aspirasi UU Cipta Kerja di Banjarmasin, Senin( 30/ 12/ 2020).

   

Elen menarangkan, Indonesia pada 2030- 2045 mendatang hendak menikmati bonus demografi dengan total penduduk menggapai 319 juta. Rinciannnya, dari total jumlah tersebut hendak terdapat 52 persen penduduk umur produktif, dimana 75 persen hidup di perkotaan serta 80 persen hendak berpenghasilan menengah.

Kendati demikian, sambung Elen, bonus demografi tersebut wajib dikelola dengan baik oleh pemerintah. Antara lain dengan penyediaan lapangan pekerjaan yang memadai serta sanggup mensejahterakan tenaga kerja buat kepentingan ekonomi nasional.

” Sehingga kesempatan ini wajib dikelola buat jadi berkah. Kebalikannya bila tidak hingga dapat jadi beban lewat musibah demografi,” tambahnya.

Walhasil, pemerintah dikala ini terus berupaya mencari pemecahan pas buat menggunakan bonus demografi. Salah satunya lewat UU Cipta Kerja yang hendak membetulkan hawa investasi dalam negara.

” Sebab Cipta Kerja ini hendak memangkas bermacam regulasi yang sepanjang ini membatasi investasi buat meresap tenaga kerja lebih besar. Jadi, kita wajib kelola dari saat ini, ga dapat saatnya nanti,” tutupnya.

Menaker Ida Sebut UU Cipta Kerja Bantu Indonesia Manfaatkan Bonus Demografi

Tadinya, Indonesia hendak merambah puncak bonus demografi pada periode 2020- 2030. Pada periode tersebut Struktur Penduduk Indonesia sebagian besar hendak diisi oleh penduduk umur muda produktif berumur 20- 39 tahun.

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah, berkata Undang- Undang No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja terbuat buat merangsang perekonomian nasional yang stagnan. Terlebih dikala ini Indonesia tengah bersiap menyongsong bonus demografi.

” Sehingga kita bisa keluar dari jebakan negeri berpendapatan menengah,” kata Menteri Ida dalam webinar Strategi Ketenagakerjaan Mengalami Bonus Demografi serta Pertumbuhan Industri, Jakarta, Sabtu( 28/ 11).

Menteri Ida berkata undang- undang sapu jagat ini terbuat buat menyederhanakan regulasi yang berbelit serta membuat penciptaan lapangan pekerjaan terhambat. Sisi lain regulasi ini terbuat buat mengakomodasi pertumbuhan industri.

Pastinya, dengan senantiasa membagikan pemberdayaan serta pelindungan kepada pekerja, orang yang belum bekerja serta orang yang kehabisan pekerjaan.” Mereka ini kan tidak terdapat asosiasinya jadi wajib kita bagikan atensi yang sungguh- sungguh,” kata Menteri Ida.

Menteri Ida menegaskan pemerintah sudah mengaitkan seluruh pihak dalam penataan Undang- Undang Cipta Kerja.” Departemen Ketenagakerjaan terletak di titik tengah ialah tingkatkan proteksi pekerja dengan senantiasa memajukan investasi serta keberlangsungan dunia usaha,” kata ia mengakhiri.

giff

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *