UU Cipta Kerja Terus Didemo, Moeldoko: Mau Diajak Bahagia Saja Susah Amat

BERITA RAKYAT – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut, Undang- Undang( UU) Cipta Kerja sejatinya terbuat demi kesejahteraan warga Indonesia. Ia meyakini UU Cipta Kerja bisa merubah wajah Indonesia jadi lebih bermatabat serta mempunyai energi saing di dunia.

” Wajah baru Indonesia merupakan wajah rakyat. Wajah senang dimana kita memiliki harga diri, memiliki martabat. Rakyat yang memiliki energi saing, memiliki kesempatan serta karir, dan memiliki masa depan,” ucap Moeldoko dilansir dari siaran persnya, Minggu( 18/ 9/ 2020).

” Ingin diajak senang saja kok sulit amat!” sambungnya.

Ia menyadari, banyak warga yang menyangka kedatangan UU Cipta Kerja merugikan. Sementara itu, kata Moeldoko, UU Cipta Kerja malah menghasilkan lapangan pekerjaan baru seluas- luasnya untuk warga.

” Kita mengupayakan terdapatnya jaminan lebih baik tentang pekerjaan, jaminan pemasukan lebih baik, serta jaminan lebih baik bidang sosial. Itu poin yang berarti,” katanya.

Moeldoko menuturkan kalau sampai saat ini paling tidak terdapat 33 juta orang yang mendaftar jadi partisipan Kartu PraKerja. Perihal ini menampilkan besarnya kebutuhan lapangan pekerjaan di Indonesia dikala ini.

Buat seperti itu, Presiden Joko Widodo ataupun Jokowi berinovasi memperkenalkan UU Cipta Kerja buat mempermudah pengusaha kecil serta menengah( UMKM) serta koperasi membuka usaha. Lewat UU Cipta Kerja ini, proses perizinan diserderhanakan jadi lebih gampang serta tidak lagi rumit.

” Jadi jangan buru buru komplain kelewatan sementara itu belum menguasai penuh, isi serta substansi dari tipe terakhir UU Cipta Kerja ini,” tutur Moeldoko.

Banyak yang Belum Paham

Ia memandang banyak tokoh yang belum menguasai betul substansi dari undang- undang ini, tetapi telah terburu- buru menolak. Sementara itu, yang diperlukan dikala ini merupakan suatu persatuan.

” Mereka mengantarkan keberatan isi substansi dari undang- undang yang bisa jadi itu konsep saat sebelum disahkan. UU Cipta Kerja ini bukan buat menghilangkan pemikiran tertentu,” ucapnya.

Moeldoko mengakui langkah pemerintah memanglah menimbulkan resiko serta perdebatan di golongan warga. Kendati begitu, ia mengantarkan Presiden Jokowi lebih memilah mengambil resiko menghasilkan terobosan baru supaya Indonesia lebih maju dalam kompetisi global.

” Presiden Jokowi memilah buat tidak khawatir mengambil resiko. Mengambil jalur terjal serta menanjak,” jelas Moeldoko.

giff

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *